Sabtu, 16 Agustus 2008

Kiat Mazda Hadapi Persaingan

++Kiat Mazda Hadapi Persaingan City Car (2)

Serupa Tapi Tetap Tak Sama

Kehadiran Mazda 2 nampaknya tidak terlalu mengkhawatirkan showroom yang memasarkan kendaraan sekelas. Bahkan, beberapa diantaranya tetap optimis dengan keunggulan yang dimiliki serta harga yang relatif terjangkau

Iriansyah B - PALEMBANG

Walaupun diyakini mampu bersaing, namun kehadiran Mazda 2 tidak berpengaruh besar pada komposisi penjualan kendaraan city car di palembang. Bahkan beberapa showroom yang juga memasarkan kendaraan sekelas yakin penjualan mereka akan tetap stabil seiring dengan kualitas yang dimiliki.

Mazda2 sendiri akan berhadapan langsung Toyota Yaris dan Honda Jazz, karena dari sisa harga tidak jauh berbeda. sedangkan Daihatsu Sirion, Hyundai Atoz dan Kia Piconto walaupun termasuk city car namun berbeda kelas.

Branch Manager Honda Maju Mobilindo Didi Kristiady mengaku tidak terlalu khawatir dengan kehadiran Mazda 2 tersebut. Menurutnya dalam bisnis, persaingan itu tetap ada dan tidak akan ada habisnya, namun demikian bukan berarti harus bersaing secara tidak sehat. “ Kita tidak khawatir, walaupun satu kelas namun kepercayaan masyarakat akan produk kita tidak perlu diragukan lagi, bahkan hingga saat ini Honda jazz masih indent karena ketiadaan stok, jadi tidak masalah, “ ujarnya kepada koran ini, kemarin.

Dijelaskan DIdi, walaupun satu kelas namun pihaknya tetap memiliki keunggulan dalam hal pengalaman dan kepercayaan masyarakat. Pihaknya tidak akan melakukan persiapan khusus menghadapi persaingan yang semakin ketat sekarang ini. ” Tidak ada persiapan khusus, yang kita lakukan adalah tetap menomersatukan kepercayaan masyarakat dengan memberikan produk yang memang berkualitas, ” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Manager Marketing CV Union Jaya Motor authorized Daihatsu Palembang Thomas. Menurutnya, kehadiran Mazda2 tidak akan berpengaruh besar terhadap sales daihatsu khususnya dikelas city. Karena dari segmen memang tidak sama. “ Sirion kan dari sisa harga jauh berbeda, terlebih dengan adanya varian terbaru seperti type D. Jadi tidak akan berpengaruh,” tegasnya.

Bahkan diakuinya, permintaan Sirion cenderung meningkat seiring dengan naiknya harga kendaraan sejenis. “Kita bisa katakan dapat imbas. Karena saat merk lain menaikan harga, maka konsumen banyak lari ke produk kita yang memang dari sisi harga cukup terjangkau dengan fitur yang takkalah bersaing, “ terangnya.

Saat ini jumlah indent sirion sudah mencapai 20 unit lebih, angka ini cukup fantastic melihat launching varian terbaru produk ini belum begitu lama.

Senada diungkapkan Branch Manager PT Kia Mobil Indonesia Palembang Cecep M Kholik mengaku tidak terlalu khawatir dengan kehadiran produk terbaru Mazda tersebut. Ia beralasan, segmen pasarnya jauh berbeda. “ Harganya cukup tinggi dibanding kita, jadi tidak begitu masalah, “ paparnya. Dari tanggapan sejumlah pimpinan dealer yang memasarkan kendaraan tersebut ditarik suatu kesimpulan, bahkan pasar kendaraan tetap berbeda satu sama lain, walaupun masuk kategori yang sama. Yang membedakan tentu harga jual dan layanan, karena dari sisi kualitas semua pabrikan mengaku semuanya baik. Tinggal kini konsumenlah yang mempunyai kuasa untuk memilih, jenis kendaraan yang sesuai baik dari sisi kegunaan, kualitas, dan dana yang dimiliki. (**/tamat)

Tidak ada komentar: